Kriteria Investasi Jangka Panjang

investasi jangka panjangApakah Anda berencana untuk melakukan investasi? Jika iya, apakah kebutuhan hidup Anda sehari-sehari sudah terpenuhi dengan baik? Bagaimana dengan dana darurat untuk Anda dan keluarga? Apakah Anda sudah mempersiapkan kedua hal ini dengan baik dan matang? Jika belum, jangan berpikir untuk berinvestasi terlebih dahulu. Mengapa? Karena jika kedua hal ini tidak terpenuhi dengan baik, maka bisa dipastikan bahwa Anda nantinya akan mengalami masalah keuangan.

Jika di sisi lain, Anda sudah berhasil mencukupi kebutuhan sehari-hari dan memiliki dana darurat yang cukup, pertanyaan adalah investasi jangka pendek atau jangka panjang yang akan Anda pilih? Jika Anda memilih untuk berinvestasi jangka panjang, ada baiknya untuk mengetahui kriteria investasi jangka panjang di bawah ini:

Nilai beli yang cukup terjangkau

Secara umum, kebanyakan orang berpikir bahwa yang termasuk investasi jangka panjang hanyalah properti yang notabene nilai belinya bernilai jutaan rupiah sehingga mereka malas untuk melakukan investasi jangka panjang. Sebenarnya, hal ini tidaklah sepenuhnya benar karena investasi properti cukup menjanjikan dan nilai belinya cukup terjangkau. Anda harus pandai dalam menawar harga jika ingin melakukan investasi ini. Sebaliknya, jika Anda merasa tidak mampu berinvestasi pada properti, Anda bisa berinvestasi pada saham.

Kebanyakan orang berpikir bahwa investasi saham bersifat jangka pendek. Sebenarnya, itu tergantung pada investor itu sendiri. Pada umumnya, saham sama seperti yoyo yang diibaratkan seperti nilai jualnya yang kadang naik dan turun. Meskipun begitu, secara umum, nilai jual saham akan terus meningkat setiap tahunnya.

saham

Bagaimana dengan resiko baik itu investasi properti atau saham? Kedua investasi jangka panjang ini memiliki resiko masing-masing dan hal ini dapat diminimalisir dengan baik. Caranya? Untuk properti, Anda diwajibkan untuk merawatnya dan memperbaikinya. Sedangkan untuk saham, ada baiknya untuk membeli saham dari perusahaan yang terbilang potensial.

Aman dan tahan lama

Ini artinya investasi jangka panjang yang Anda pilih harus aman dan tahan lama meskipun Anda tidak memakainya atau menyimpannya dalam waktu lama. Sudah pasti ini berkaitan erat dengan seberapa baik Anda menjaga dan mengelola investasi jangka panjang Anda. Misalnya, jika Anda membeli rumah, Anda bisa memakainya atau menyewakannya sebelum Anda menjualnya. Untuk saham, Anda bisa menyimpannya di bank dan Anda bisa menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi beberapa tahun setelah Anda membeli (di atas 5 tahun untuk investasi jangka panjang).

Kenaikan nilai jual setiap tahun yang menjanjikan

Sudah pasti, setiap investor yang ingin melakukan investasi jangka panjang mengharapkan nilai jual yang terus meningkat dari investasi yang sudah mereka pilih. Investasi properti adalah salah satu investasi jangka panjang yang memiliki nilai jual yang terus meningkat setiap tahunnya. Tentu saja, kenaikan nilai jual properti juga dipengaruhi oleh lokasi dan pengelolaan yang dilakukan. Sebagai contohnya, jika Anda membeli sebuah tanah di suatu lokasi yang jarang penduduknya dengan harga 100 juta rupiah, maka pada saat lokasi tanah mulai ramai oleh penduduk, kenaikan nilai jualnya bisa berkali-kali lipat. Dalam kasus ini, Anda bisa menjual tanah tersebut dengan harga lebih dari 300 juta rupiah. Bahkan, Anda bisa menjual tanah itu lebih mahal jika sebelumnya Anda memanfaatkan tanah itu untuk perkebunan.

Mudah-mudahan dengan mengetahui kriteria investasi jangka panjang yang disebutkan di atas, Anda bisa berinvestasi dengan nyaman dan lancar. Semoga beruntung. :)

Cek Kondisi Keuangan Anda Sekarang!

Hampir semua orang yang ada di dunia ini pasti pernah mengalami yang namanya masalah keuangan, ada yang sangat parah dan ada yang tidak. Meskipun begitu, jika sudah mengalami masalah tersebut besar kemungkinan akan sangat sulit untuk mengatasinya. Nah, agar tidak terkena masalah yang satu ini, salah satu cara yang bisa Anda lakukan yaitu denganrajin mengecek kondisi keuangan. Bagi Anda yang selama ini mengabaikan atau belum melakukan cara yang satu ini, usahakan untuk mau menerapkannya dari sekarang dengan membaca dan memahami 4 pertanyaan yang ada di bawah ini:

Apakah kebutuhan sehari-hari terpenuhi?

imagesAnda wajib mengecek kebutuhan sehari-hari keluarga Anda, apakah sudah terpenuhi atau belum (seperti untuk makan, jajanan anak, bensin kendaraan, dan lain sebagainya). Jangan sampai nantinya keluarga Anda mengalami masalah atau kekurangan dalam memenuhi kebutuhan. Sebagai saran, Anda bisa memisahkan uang untuk kebutuhan yang berbeda-beda agar nantinya tidak tercampur atau terpakai sehingga bisa sesuai dengan perencanaan sebelumnya.

Untuk saran agar bisa terhindar dari masalah tersebut, wajib bagi Anda untuk mengutamakan kebutuhan dan mengenyamping keinginan. Mengabaikannya besar kemungkinan akan menyebabkan banyak hutang, baik itu ke bank atau orang terdekat. Jika sudah begitu, hal tersebut malah akan membuat Anda menjadi lebih pusing atau stres sebab harus memikirkan cara agar bisa melunasinya sehingga nantinya aset berharga yang dimiliki tidak menjadi taruhannya.

Berapa jumlah uang yang ditabung dari penghasilan?

Resolusi-FinansialAgar nantinya tidak mengalami masalah keuangan yang bisa berdampak buruk bagi keluarga Anda, sangat disarankan untuk memastikan terlebih dahulu jumlah uang yang ditabung dari penghasilan yang didapat. Misalnya, setiap bulannya Anda ingin menabung minimal 20%, pastikan untuk menaatinya, usahakan untuk selalu memberikan uang dengan jumlah yang pas (jangan dikurangi, jika bisa lebih baik selalu ditambah).

Di samping itu, menabung tidak akan merugikan atau membuat kebutuhan menjadi berkurang. Malah Anda akan mendapatkan banyak manfaat, terutama untuk masa yang akan datang, seperti bisa menjadi cara untuk membantu pada saat membutuhkan biaya mendesak, memudahkan mencapai tujuan untuk masa depan (punya mobil, beli rumah, naik haji, mampu menempuh pendidikan yang lebih tinggi, dll), membantu biaya pendidikan, dan lain sebagainya.

Sudah membayar tagihan dan hutang?

berutangMenunggak untuk membayar tagihan dan hutang, bukan malah membebaskan Anda dari masalah keuangan, melainkan akan memperparah. Hal tersebut dikarenakan bunga tagihanya yang sudah jatuh tempo akan menjadi bertambah besar. Dengan begitu, bisa jadi penghasilan Anda selama sebulan ini habis membayar hutang/tagihan dan membuat Anda menjadi bertambah sulit.

Untuk saran, agar hal tersebut tidak terjadi, Anda bisa membayarnya sebelum jangka waktu atau jatuh tempo sehingga nantinya bisa terbebas dari bunga tagihan atau denda yang sangat besar. Di sisi lain, jika itu berupa kartu kredit, Anda akan menjadi salah satu nasabah yang disiplin sehingga akan lebih memudahkan pada saat mengajukan kredit lain, seperti rumah/KPR, mobil, dan lainnya.

Selain itu, Anda juga harus mengecek kondisi keuangan dengan melakukan perencanaan keuangan.Pastikan pengeluarannya tidak lebih besar dari pada pemasukan sehingga sisanya bisa Anda tabungkan atau gunakan untuk kebutuhan lainnya yang bisa memberikan banyak manfaat. Namun ingat! Anda harus menerapkannya sebab banyak yang sudah melakukan perencanaan, tetapi apa yang dilakukannya tidak sesuai sehingga menyebabkan kondisi finansial menjadi tidak stabil.

Learning about Leverage in Forex

Familiar with leverage? You are interested plunge into the world of forex trading, should know by leverage. Indeed, the leverage can be a god helper to unlock the potential for greater profits. However, leverage can also be a villain who at any time will shoot you. Read more about the leverage below! Belajar disini if less obvious!

Leverage Forex

Important for those who are interested plunge into the world of forex trading to learn the terms in forex. When understood the terms of trading, you will not be difficulties when making a transaction later. Leverage become one of the terms in forex trading. What is leverage? What are the advantages and disadvantages of leverage? How to choose the leverage? Further, the following description:

What is leverage? Leverage arguably loans offered by the broker. These loans are offered in the form of a comparison. Forms of leverage itself varies from forex brokers, there are given from 1:100 to 1:400, some are 1:1 up to 1:1000. Illustration, capital owned trader at $ 100, so the trader can trade with $ 10,000 if the broker offers a leverage of 1:100. The size of the leverage itself usually depends on real accounts that have been made. The larger the account, the broker will offer higher leverage.

What are the advantages and the disadvantages of leverage? If asked advantage, obviously very profitable for traders leverage headliner. Therefore, only with a little money, a trader can trade with high fund. No wonder that leverage is referred to as capital booster trader. However, behind all that leverage also has its disadvantages. Trader can freely trade because of large capital. If one calculation, obtained a clear loss unsparing.

How to choose the leverage? Especially for beginner traders, leverage election as important as the selection of currency pairs. Therefore, leverage is a double-edged knife like that at times can provide benefits and can also provide loss. Do not make the mistake that makes getting the loss! Select leverage according to ability. Do not be tempted by the huge profits have great leverage. Indeed, greater leverage in tandem with greater risk.

Like two sides of a coin, the leverage to bring good luck and could also bring losses. For leverage to not bring harm, choose wisely at the beginning of the beginning of trading. Adjust leverage the knowledge and experience of your condition, if you still minimal should select low leverage. If it is qualified, not one chose high leverage. You should know, leverage is generally only offered by online forex broker alone. So, when you want to boost the trading capital for real account of the broker online.

Hopefully this information adds to your knowledge of leverage in forex. May be wise in choosing leverage. Good luck in forex trading. I’ll see you in the next article :D

Penghasilan Sedikit, Masih Bisakah Menabung?

Penghasilan Sedikit, Masih Bisakah Menabung

Ekonomi yang semakin naik berpenghasilan sedikit terkadang membuat orang berpikir sulit untuk menabung. Jika Anda terus-terusan berpikir seperti itu, Anda tidak akan pernah mencoba menabung sampai kapanpun. Maka dari itu, meskipun ekonomi naik dengan menaiknya barang-barang sedangkan penghasilan Anda sedikit, menabung tidak boleh lepas karena dengan menabung Anda memiliki sedikit simpanan untuk masa yang akan mendatang. Mungkin juga Anda beranggapan apakah dengan penghasilan sedikit, masih bisa menabung? Berikut ini jawababnya:

Membuat komitmen pada diri sendiri

Membuat komitmenSetelah menerima uang langsunglah untuk membuat komitmen pada diri sendi bahwa Anda akan langsung menabung. Hindari diri menabung hanya menungu sisa karena menunggu sisa uang bisa saja tidak bisa menabung. Sebagai solusi, meskipun penghasilan sedikit Anda harus tetap untuk menabung dengan cara buat komitmen pada diri bahwa setelah menerima gaji Anda akan langsung menyisihkan uang untuk menabung. Misalnya, Anda tanggal 1 gajian, maka penghasilan satu bulan tersebut harus dipisahkan terlebih dahulu untuk ditabung sebelum membagi kesana kemari sebagai keperluan.

Menyisihkan 10% dari gaji

Menyisihkan 10%Selain membuat komitmen, Anda harus menyisihkan 10% dari gaji untuk ditabung. Contohnya, Penghasilan Anda sebesar Rp 2 juta, maka Anda bisa menyisihkan Rp 200 ribu. Dahulukan menyisihkan uang untuk ditabung karena saat Anda berpikir dibelakangan, maka niat Anda menabung akan lupa karena uang sudah digunakan sebagai keperluan lain. Setelah Anda menyisihkan 10% dari gaji dan sisanya 1.800 ribu rupiah, maka Anda akan lebih bisa membagi apa saja yang diperlukan untuk satu bulan ke depan.

Memilih menabung di reksadana

Dengan penghasilan yang kecil Anda bisa memilih menabung di reksadana karena untuk menabung di sana Anda bisa memulainya dengan nominal Rp 100 ribu. Dengan begitu, meskipun penghasilan kecil, Anda masih bisa untuk menabung. Menabung tidah harus dimulai dengan cukup besar, Anda bisa memulainya dari kecil. Seperti kata pepatah menabung dari yang kecil lama-kelaman akan menjadi bukit.

Mencari pekerjaan tambahan

Meskipun dengan penghasilan yang sedikit, Anda tetap harus menabung untuk kedepannya. Anda bisa mencari pekerjaan tambahan yang bisa menambah penghasilan bulanan. Anda bisa mencari pekerjaan sampingan dengan cara berikut:

  • Bisnis konter

Meskipun penghasilan Anda kecil, Anda bisa mencari pekerjaan tambahan sebagai penghasilan Anda. Dengan cara membuka atau menjalankan bisnis konter. Mengkin Anda berangapa emang bisa penghasilan cuman sedikit untuk bisnis konter. Jawabnya bisa, cobalah untuk manfaatkan lokasi rumah lebih bagus lagi jika rumah Anda di depan jalan akan membuat orang lebih tahu dengan bisnis Anda. Selain itu, Anda bisa jula pulsa tanpa harus membuat toko, Anda bisa jualan pulsa lewat teman-teman.

  • Bisnis Internet

Pekerjaan tambahan Anda cobalah untuk menjalankan bisnis internet yang saat ini sangat disukai oleh anak-anak. Untuk modalnya juga tidak terlalu mahal, Anda cukup membeli beberapa komputer dan jaringan internet. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan penghasilan tambahan dari bisnis yang dijalankan.

  • Buat warung

Membuat warung keci-kecilan juga bisa menjadi ladang Anda untuk mencari penghasilan tambahan untuk menabung. Meskipun penghasilan yang didapatkan tidak sesuai dengan keinginan menabung menjadi hal yang harus bisa Anda jalankan tipa bulannya untuk simpanan.

Jadi, meskipun penghasilan sedikit, Anda masih bisa menyisihkan gaji untuk tabungan. Menabung juga bisa digunakan atau sebagai uang simpanan untuk hari tua Anda dan sebagai jaga-jaga setelag pensiun.

Enggan Berinvestasi, Ini Resikonya!

investasi bodongAda banyak jenis investasi yang dapat dilakukan, di antaranya emas, reksadana, forex, properti, obligasi, saham, dan lain-lain. Ketertarikan masyarakat dalam berinvestasi kini tak dapat dipungkiri, banyak dari merkea mengumpulkan uang dari penghasilan sehari-harinya bahkan ada juga yang sengaja melakukan pinjaman untuk bisa berinvestasi. Hal ini tak lain dikarenakan investasi dapat memberikan banyak keuntungan di masa depan.

Investasi juga tidak hanya memiliki berbagai kelebihan, tetapi juga mempunyai banyak kekurangan, salah satunya resiko kebangkrutan. Masalah ini lah yang juga menjadi alasan sebagian masyarakat enggan dalam berinvestasi. Padahal, bila sudah mempunyai modal, skill, dan pengetahuan tentu investasi dapat dilangsungkan dengan baik. Jika Anda telah memenuhi tiga kriteria sebagai investor di atas, tidak ada salahnya untuk berinvestasi sesuai dengan keahlian yang Anda miliki. Mengapa? karena bukan hanya bagi mereka yang berinvestasi, melainkan juga bagi yang enggan berinvestasi akan menerima reiko sebagai berikut:

Tidak memiliki dana cadangan untuk masa depan

dana cadanganEnggan berinvestasi sama halnya Anda tidak mempersiapkan dana cadangan untuk masa depan. Padahal, investasi sangat membantu bila Anda mengalami masalah keuangan nantinya. Misal, Anda punya perusahaan industri tekstil yang sedang dalam keambrukan sehingga Anda harus menjual beberapa perlengkapan yang berharga, seperti mesin. Masalah ini sebenarnya malah akan berdampak buruk dan kerugian akan bertambah karena Anda telah mengurangi jumlah barang yang biasa diproduksi setiap harinya. Dalam hal ini, investasi sebagai dana cadangan tentu cukup membantu menstabilkan perusahaan Anda.

Tidak berpeluang memiliki penghasilan besar

penghasilanbesarBila saat ini Anda adalah pegawai atau karyawan di salah satu perusahaan bukan tidak mungkin Anda mendapat penghasilan terbatas. Berbeda dengan investasi, penghasilan cukup besar kerap kali di raih entah itu dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. Jika diimbangi dengan berinvestasi, penghasilan Anda yang tadinya terbatas kini dapat melunjak tinggi. Sebaliknya, enggan berinvestasi tentu Anda tidak akan mendapat peluang dalam memperoleh penghasilan besar.

Tidak dapat memperluas wawasan

wawasanEnggan berinvestasi juga dapat mempersempit wawasan Anda. Bayangkan, bila Anda berinvestasi forex (perdagangan mata uang negara satu dan negara lain), tentu Anda memiliki pengetahuan tentang bagaimana perputaran nilai mata uang dalam negara, apa yang harus dilakukan bila terjadi penurunan nilai mata uang, bukan tidak mungkin hal ini akan semakin menambah wawasan Anda untuk menjadi investor yang handal.

Tidak pandai mengasah keterampilan

engganinvestasiPada dasarnya, setiap manusia diciptakan dan diberi bekal masing-masing mengenai keterampilan yang dimiliki. Bagi Anda yang pandai mencari inovasi baru dan mengelolanya dengan baik hal tersebut menjadi salah bentuk sederhana bahwa Anda punya bakat untuk menjadi seorang investor. Namun, keengganan untuk berinvestasi membuat bakat yang dimiliki tidak dapat difungsikan dengan baik dan akhirnya terkubur dalam-dalam. Sayang sekali bukan bila ada keahlian tapi tidak dapat dimanfaatkan?

Tidak ada gambaran untuk punya penghasilan di masa mendatang

pensiunBerinvestasi berarti menabung untuk masa depan. Jika Anda ogah berinvestasi otomatis tidak akan ada gambaran untuk punya penghasilan di masa mendatang. Terlebih lagi jika Anda tidak mempunyai dana pensiun di kemudian hari, dengan investasi yang Anda lakukan cukup menjadi dana pensiun Anda secara tidak langsung. Ingat, masa tua tentunya tenaga telah berkurang dan Anda tak dapat melakukan aktivitas seperti sebelumnya. So, untuk memperoleh dana pensiun investasi menjadi solusi tepat.

Investasi memang memiliki banyak kelebihan asal investor bisa memulai dan mengendalikannya dengan tepat. Namun, bila enggan berinvestasi karena takut bangkrut juga harus sanggup terima resiko seperti di atas.

 

 

Kiat Melakukan Investasi Saham

stock investment

Hidup bukan hanya untuk hari ini melainkan untuk masa depan. Oleh karenanya, persiapkan finansial masa depan sedini mungkin agar tidak banyak hutang, makan susah, melulu pindah kontrakan, atau pontang-panting bekerja di tengah fisik yang lemah. Investasi, salah satu bentuk rencana keuangan yang bisa dilakukan setelah bisa mendapatkan penghasilan. Investasi digadang-gadang mampu menjaga keuangan dari gerusan inflasi mengingat akan membuat keuangan kian waktu kian meningkat.

Investasi saham, bentuk investasi jangka panjang yang top dan marak dilakukan untuk mempersiapkan kehidupan di masa depan. Keuntungan atau dividen yang menjanjikan baik berupa uang tunai atau cash dividend maupun berupa lembar saham atau stock dividend menjadi salah satu alasannya. Tertarik melakukan investasi saham? Meski menjanjikan keuntungan, tidak semua orang berhasil meraihnya. Hal ini tidak lain karena gegabah saat memulainya. Oleh karena itu, simak kiat-kiat melakukan investasi saham sebagai berikut:

Pilih perusahaan dengan prospek bagus

Untuk tujuan pendanaan jangka panjang, perusahaan-perusahaan besar umumnya akan menerbitkan saham. Saham ini diterbitkan atau dijual pada pasar primer (primary market) atau pasar sekunder (secondary market) yang kemudian bisa dibeli oleh siapa saja. Ketika ada pengumuman terhadap penerbiatan saham oleh perusahaan, pastikan emosional dalam diri yang membuat tindakan gegabah mendominasi.

Lebih disarankan untuk agresif mencari informasi tentang prospek perusahaan yang bersangkutan. Kalau perusahaan memiliki prospek baik, dividen akan terus mengalir. Sebaliknya, prospek perusahaan yang buruk atau beberapa tahun setelah pembelian saham operasional perusahaan terhambat, dividen tidak akan didapatkan. Parahnya lagi kalau perusahaan bangkrut, posisi pemegang saham lebih rendah dari pemegang obligasi. Artinya, kalau ada sisa aset perusahaan pemegang saham baru mendapatkannya.

saham preferen

Beli saham preferen

Ada dua jenis saham yang ditawarkan perusahaan. Pertama, saham biasa dan kedua saham preferen. Dari kedua jenis saham tersebut, dianjurkan memilih saham preferen. Namanya juga saham preferen berarti saham yang diterbitkan adalah saham istimewa. Artinya, akan mendapatkan hak yang istimewa pula kalau membelinya dari perusahaan. Apa saja hak-hak istimewa yang diberikan perusahaan ketika personal atau perusahaan membeli saham preferen?

Dalam penerimaan dividend ketika perusahaan penerbit saham mengalami keuntungan, pemegang saham preferen mendapatkan bagian lebih dahulu bahkan jumlahnya pun lebih besar dari pemegang saham biasa. Kalau perusahaan yang menerbitkan saham dilikuidasi, pemegang saham preferen juga mendapatkan uang yang diinvestasikan lebih dahulu dibandingkan pemegang saham biasa. Di samping itu, hak suara dalam pemilihan dewan direksi yang dimiliki pemegang saham preferen juga lebih besar.

Cari saham yang “tidak pernah tidur”

Agar investasi saham berjalan dengan maksimal, sangat disarankan untuk mendapatkan atau membeli saham yang “tidak pernah tidur”. Saham yang “tidak pernah tidur” di sini maksudnya adalah saham yang selalu ditradingkan oleh perusahaan. Ketika perusahaan selalu mentradingkan saham yang dimiliki, peluang mendapatkan keuntungan pasti akan ada. Kalau sudah demikian, pemegang saham pun bakal kecipratan keuntungan atau dividend berupa cash atau stock.

Oleh karena itu, sebelum membeli saham yang diterbitkan terlebih dahulu cek rekam jejak perusahaan, apakah suka mengelola dana untuk mendapatkan keuntungan lebih dengan trading saham atau tidak. Kalau iya, sepatutnya pertimbangkan. Jangan lupa tetap perhatikan bagaimana rekam jejaknya dalam trading saham, bagus atau tidak. Kalau tidak pernah trading saham, sebaiknya pikir dua kali. Terlebih jika perusahaan dalam kegiatan operasionalnya sering macet akibat penjualan yang terus menurun.

Pengajuan Polis Asuransi Mobil Ditolak? Ketahui Penyebabnya

Polis Asuransi MobilKesadaran masyarakat untuk membeli asuransi mobil sejatinya sudah mulai terlihat. Hal ini karena makin maraknya artikel yang membahas tentang berbagai keuntungan membeli asuransi mobil mulai dari penggantian biaya pengobatan, pemberian layanan derek, sampai dengan penggantian kerugian atas kerusakan mobil karena hal-hal yang bukan melanggar aturan lalu lintas. Kendati demikian, kondisi ini tidak membuat perusahaan lantas menerima semua pengajuan polis asuransi mobil calon nasabah. Perusahaan asuransi akan menolak pengajual polis jika…

Catatan berkendara buruk

Perusahaan asuransi tidak akan mengambil resiko kerugian karena ketidaktelitian dalam memilih nasabah. Sebelum proses penerimaan pengajuan polis asuransi mobil, tim dari perusahaan asuransi akan mengecek apakah calon nasabah punya catatan berkendara yang baik atau tidak. Kalau catatan kepolisian menyebutkan bahwa calon nasabah telah beberapa kali kecelakaan, tim dari perusahaan asuransi akan berpikir dua kali untuk menerima pengajuan calon nasabah yang bersangkutan. Meski pada dasarnya nasabah punya kondisi finansial yang oke. Kalau diterima, bisa jadi akan melanggar SOP dari perusahaan asuransi yang bersangkutan.

Kendaraan digunakan untuk kepentingan umum atau bisnis

Kegunaan daripada mobil yang akan diasuransikan tidak sesuai dengan produk perusahaan asuransi juga turut berperan dalam penolakan pengajuan polis asuransi. Calon nasabah akan mengajukan polis asuransi mobil untuk kegunaan angkutan umum atau rental mobil, sedangkan perusahaan hanya menawarkan produk asuransi mobil untuk keperluan pribadi. Jelas saja, perusahaan akan menolak pengajuan polis asuransi mobil. Di samping itu, tipe dan usia mobil juga turut menjadi pertimbangan perusahaan dalam menerima atau menolak pengajuan asuransi mobil calon nasabah.

Cicilan bulanan masih banyakCicilan bulanan masih banyak

Kondisi perekonomian calon nasabah turut disurvey tim dari perusahaan asuransi. Diketahui ada banyak cicilan bulanan calon nasabah entah kredit rumah, motor, alat elektronik, ataupun lainnya, tim perusahaan jelas melakukan penolakan. Ditakutkan calon nasabah tidak mampu lagi membayar premi asuransi per bulannya. Selain itu, ditakutkan calon nasabah tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan karena pendapatan bulanannya habis untuk bayar cicilan.

Yuk, beli asuransi mobil di RajaPremi.com! Praktis dan mudah membandingkan berbagai produk asuransi mobil dari berbagai perusahaan asuransi di Indonesia. Apakah bisa langsung diterima jadi nasabah dengan bantuan RajaPremi.com? Temukan jawabannya di sini.